Pages - Menu

Saturday, October 30, 2010

Humor: Penyuluhan Dokter Gigi

Humorterbaik.blogspot.com:
Seorang dokter muda berparas cantik dari kota melakukan penyuluhan kesehatan di suatu Desa.

“Saya ingin tahu se berapa sering bapak2 menggosok gigi ? tanya sang dokter.
Warga 1: (agak malu-malu) “kalo saya sih cukup sekali sehari.”

Warga 2: “Payah! Saya 3 kali sehari!”

Dokter: “Bagaimana perhitungannya?”

Warga 2: “Pagi hari setelah sarapan, siang hari setelah makan, dan malam hari sebelum tidur.”

Warga 3: “Gitu aja sombong… saya dong 12 kali…”

dokter: “Wah… itu bagaimana ngitungnya?”

Warga 3: “Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember.”

Dokter: @#$%&^*!

Sumber: http://humorterbaik.blogspot.com/2010/08/penyuluhan-dokter-gigi.html

Apakah Keseleo Itu?



Bagi kita penduduk di Indonesia, khususnya yang gemar berolah raga, istilah ini tentunya sudah tidak asing lagi.

Beberapa orang mengatakan bahwa keseleo itu adalah urat di kaki yang melintir, sehingga harus diurut agar uratnya lurus kembali. Apakah keseleo ini memang benar-benar ada urat yang melintir?

Keseleo atau terkilir merupakan bahasa awam dari sprain dan strain, yang artinya terjadi semacam tarikan pada sendi yang dikarenakan gerakannya tidak benar. Sprain adalah teregangnya jaringan ikat/penghubung (ligamen) sehingga menimbulkan robekan sebagian. Sedangkan strain adalah teregangnya otot dan tendon.


Insiden terkilir ini sering terjadi pada pergelangan kaki, pergelangan tangan, dan ruas-ruas jari kaki. Seseorang dapat dikatakan terkilir apabila ligamen (otot yang seperti karet, yang melekat pada tulang untuk mengikat persendian) pada lutut, pergelangan, siku, atau sendi lainnya diregangkan secara mendadak, sehingga ada serat-serat yang menegang, atau bahkan robek sampai putus.

Penyebab keseleo ini bisa bermacam-macam. Penyebab yang ringan adalah hanya sekedar tertarik ringan saja, sehingga orang hanya akan merasakan nyeri, merah, dan meradang, tidak sampai membengkak. Penyebab yang lebih berat adalah tarikan keras, seperti terjatuh saat olah raga, kehilangan keseimbangan saat senam, sehingga pergelengan kaki atau tangan mengalami tarikan (tertekuk secara keras dan tiba-tiba). Pada kejadian ini biasanya yang dirasakan tidak hanya nyeri dan merah saja, tetapi juga bengkak. Pada kasus yang paling berat adalah otot ligamen yang menahan sendi tersebut dapat putus, sehingga terjadi kelumpuhan.

Lalu bagaimana penangannya?

Bila terjadi insiden terkilir, penangannya harus tepat, yaitu dengan menggunakan RICE (Rest, Ice, Compress, Elevation).

1. Rest
Rest artinya adalah istirahat total, tidak melakukan kegiatan yang berlebihan. Beberapa olahragawan berpendapat, "no pain, no gain", tetapi dalam hal ini adalah salah. Jika organ yang keseleo itu digunakan untuk berolah raga terus, justru akan memicu komplikasi lebih lanjut, misalnya ligamen yang robek akan semakin parah, ataupun terjadinya patah tulang.

2. Ice
Artinya daerah yang terkilir dikompres dengan es, bukan air hangat, dengan tujuan untuk mengurangi bengkak. Pada saat terjadi keseleo, pada daerah yang bersangkutan akan terjadi robekan dari pembuluh darah sekitar, sehingga darah akan keluar ke jaringan sekitar dan menyebabkan bengkak. Pemberian kompres dingin akan menyebabkan pembuluh darah menjadi mengecil (mengkerut) dan darah yang keluar lebih sedikit. Kompres dingin dilakukan 1-2 kali sehari, jangan lebih dari 20 menit, karena justru akan mengganggu sirkulasi.

3. Compress
Prinsip pengobatannya adalah dengan memberikan kompres/penekanan pada bagian yang cedera. Bisa dilakukan dengan perban/dibalut. Tujuannya adalah untuk mengurangi pembengkakkan. Perlu diingat, pembebatan jangan terlalu erat.


4. Elevation
Yang terakhir ini adalah dilakukkan pengangkatan bagian yang cedera, agar posisinya menjadi lebih tinggi, dengan tujuan yang juga untuk mengurangi pembengkakkan. Misalnya, jika pergelangan kaki yang cedera, maka sering-seringlah istriahat dengan kaki diganjal bantal agar posisinya menjadi lebih tinggi. Jika cedera atau bengkak ini tidak segera diatasi, maka ligamen otot dapat melemah, sehingga kekuatan dan keseimbangan dapat berkurang, inilah sebabnya mengapa terkilir sering terjadi di tempat yang sama.

Bila dalam waktu 24jam rasa nyeri tidak juga berkurang dan timbul pembengkakkan, atau bila demam tidak kunjung turun (biasanya pada anak-anak), serta bagian yang terkilir menyebabkan Anda tidak dapat beraktivitas, berarti sudah saatnya Anda berkonsultasi ke dokter.

Pustaka: Majalah Dokter Kita, Januari 2010

Friday, October 29, 2010

Humor: Ujian 3 Mahasiswa

Humorterbaik.blogspot.com - Tiga mahasiswa jurusan komputer clubbing sebelum ujian akhir. Besoknya, mereka nggak siap untuk ikut ujian akhir. Mereka memutuskan untuk tidak datang, terus sepakat ngarang cerita, lalu belajar selama seminggu. Seminggu kemudian, mereka bertiga menghadap professor, mereka cerita bahwa mereka pergi ke pedalaman Kalimantan naik jip, terus ban mereka meledak, sementara ban cadangan mereka kempes. Makan waktu 3 hari untuk jalan kembali ke Pontianak, terus pulang naik pesawat ke Jakarta...
Kata professor, "Ya udah, kalo ban kalian kempes gitu, bukan salah kalian kan. Sekarang ikut saya..."

Mereka di kasih 2 buah soal, mereka di pisah, di suruh masuk kelas yang berbeda-beda, lalu mulai ujian...

Pertanyaan pertama,
(5 poin)Apakah singkatan dari RAM?
mereka bertiga mikir... wah gampang bangeet... (RAM = Random Access Memory)

Pertanyaan kedua,
(95 poin) Ban yang mana yang kempes?

Mampuuussss...
 

Humor: Telepon

humorterbaik.blogspot.com - "KRINGGGGG~~~KRINGGG~~~KRINGGGG~~!!!", bunyi telepon.

"Halo, selamat siang", jawab seorang wanita setengah baya.

"Lho, siapa ini?", terdengar sahut suara berat seorang pria.

"Oh, saya pembantu baru disini Pak. Saya baru kerja. Baru datang siang ini."

"Kalau begitu, Ibu mana?"

"Ibu sedang di kamar tidur Pak."

"Kalau begitu tolong panggilkan."

"Maaf Pak, Bapak siapa yah?"

"Saya suaminya."

"Hah, lha wong Ibu dikamar sama Bapak kok?!", si pembantu kaget
"Apa ?!?!?!" si Bapak lebih kaget lagi.

Si pembantu jadi bingung. "Nama kamu siapa?" tanya si Bapak lagi.

"Nama saya inem, Pak." jawab si Inem dengan gemetar.

"Inem, seperti apa laki-laki yang di kamar dengan ibu?"

"Rambutnya ikal, Pak. Dan pakai kaca mata.", jawab Inem dengan terbata-bata.

"KURANG AJAR !!! Pasti si Johan itu. INEM !!!", teriak Bapak.

"Ya pak?"

"Coba kamu intip, sedang apa mereka?"

"Aduh Pak, saya ngga berani"

"HEH !!! Saya Tuanmu tau !!! Cepat sana liat !!! Kalau tidak saya pecat kamu."

Dengan lutut gemetar, Inem berjalan sambil mengendap-endap menuju kamar majikannya. Dengan tangan gemetar dibuka pintu kamar itu dengan sangat hati-hati agar tidak diketahui orang yang didalam. Setelah itu dia melihat keadaan didalam dan langsung ke telpon lagi.

"Halo Pak..."

"Yah, apa yang terjadi disana?" jawab Bapak dengan tidak sabar.

"Anu, pak ..."

"ANU APA ?! CEPAT CERITAKAN !!!" bentak si Bapak.

"Ibu sama laki-laki itu sedang tidur, Pak"

"Cuma tidur?" tanya si Bapak lagi dengan tidak sabar.

"Mereka berdua sedang tidur tapi tidak pakai baju."

"APA ?!?!?! KURANG AJAR !!! SUDAH SAYA DUGA !!! DASAR ISTRI SIALAN !!!!", maki si Bapak. "INEM !!!", panggil si Bapak lagi dengan teriak tentunya.

"Iya Pak"

"Cepat ambil tali dan ikat tangan dan kaki mereka berdua, CEPAT !!!"

"Aduh Pak, kalau ini saya benar-benar nggak berani Pak", jawab Inem dengan suara yang hampir menangis.

"Dasar kamu bodoh !!! Hayo cepat laksanakan nanti saya kasih uang 1 juta" perintah si Bapak dengan tidak sabar. Karena diiming-imingi uang, timbul keberanian si Inem. Langsung diletakkan gagang teleponnya dan larilah dia ke dapur untuk mencari tali. Setelah di dapatkan talinya dengan mengendap-endap Inem masuk ke kamar majikannya. Dengan sangat hati-hati agar tidak terbangun, pertama dia ikat tangan si Pria lalu kakinya.

Kemudian dia ikat tangan dan kaki si Ibu. Tapi sial, karena gugup tanpa sadar si Ibu terbangun. Melihat keadaan dirinya yang di ikat, si Ibu teriak: "INEM. APA YANG KAMU LAKUKAN ?! Kamu mau merampok yah ?!"

"Maaf Bu, saya disuruh Bapak." langsung si inem lari ke arah telpon, meninggalkan nyonya majikannya yang berteriak-teriak dengan marahnya dan si Pria yang mulai terbangun juga.

"Pak, sudah saya ikat Pak" lapor si Inem dengan ngos-ngosan.

"Bagus, sekarang ambil kamera di meja kerja saya ..."

"Meja kerja Bapak dimana?", potong si Inem.

"Gimana sih kamu ini. Itu yang di bawah tangga."

"Tangga???" si Inem kebingungan "Di rumah ini kan ngga ada tangganya, Pak. Nggak ada tingkat.", timpal Inem. Hening sesaat.

"Berapa nomor telpon ini?", tanya si Bapak

"8902076, Pak", jawab si Inem dengan polos.

"Maaf salah sambung." "KLIK", suara telpon ditutup.

Sumber: http://humorterbaik.blogspot.com/2007/07/telepon.html

Cara Aktivasi Windows XP

Beberapa hari lalu saya mencoba mencari di google bagaimana cara untuk mengaktivasi (crack) windows XP saya, tetapi beberapa crack yang saya download ternyata rusak ataupun link-nya tidak aktif.

TEtapi kemudian saya menemukan sebuah video di youtube yang membantu saya untuk mengakali "Activation" dari windows XP, berikut videonya:




Dan ini note dari sang pembuat video:
Its simplest and easiest way to make Win XP activated but I take no responsibility if u mess up your computer...

Type this : FF D5 71 D6 8B 6A 8D 6F DF D5 33 93 FD

Do Not Copy and Paste....