Pages - Menu

Saturday, October 30, 2010

Apakah Keseleo Itu?



Bagi kita penduduk di Indonesia, khususnya yang gemar berolah raga, istilah ini tentunya sudah tidak asing lagi.

Beberapa orang mengatakan bahwa keseleo itu adalah urat di kaki yang melintir, sehingga harus diurut agar uratnya lurus kembali. Apakah keseleo ini memang benar-benar ada urat yang melintir?

Keseleo atau terkilir merupakan bahasa awam dari sprain dan strain, yang artinya terjadi semacam tarikan pada sendi yang dikarenakan gerakannya tidak benar. Sprain adalah teregangnya jaringan ikat/penghubung (ligamen) sehingga menimbulkan robekan sebagian. Sedangkan strain adalah teregangnya otot dan tendon.


Insiden terkilir ini sering terjadi pada pergelangan kaki, pergelangan tangan, dan ruas-ruas jari kaki. Seseorang dapat dikatakan terkilir apabila ligamen (otot yang seperti karet, yang melekat pada tulang untuk mengikat persendian) pada lutut, pergelangan, siku, atau sendi lainnya diregangkan secara mendadak, sehingga ada serat-serat yang menegang, atau bahkan robek sampai putus.

Penyebab keseleo ini bisa bermacam-macam. Penyebab yang ringan adalah hanya sekedar tertarik ringan saja, sehingga orang hanya akan merasakan nyeri, merah, dan meradang, tidak sampai membengkak. Penyebab yang lebih berat adalah tarikan keras, seperti terjatuh saat olah raga, kehilangan keseimbangan saat senam, sehingga pergelengan kaki atau tangan mengalami tarikan (tertekuk secara keras dan tiba-tiba). Pada kejadian ini biasanya yang dirasakan tidak hanya nyeri dan merah saja, tetapi juga bengkak. Pada kasus yang paling berat adalah otot ligamen yang menahan sendi tersebut dapat putus, sehingga terjadi kelumpuhan.

Lalu bagaimana penangannya?

Bila terjadi insiden terkilir, penangannya harus tepat, yaitu dengan menggunakan RICE (Rest, Ice, Compress, Elevation).

1. Rest
Rest artinya adalah istirahat total, tidak melakukan kegiatan yang berlebihan. Beberapa olahragawan berpendapat, "no pain, no gain", tetapi dalam hal ini adalah salah. Jika organ yang keseleo itu digunakan untuk berolah raga terus, justru akan memicu komplikasi lebih lanjut, misalnya ligamen yang robek akan semakin parah, ataupun terjadinya patah tulang.

2. Ice
Artinya daerah yang terkilir dikompres dengan es, bukan air hangat, dengan tujuan untuk mengurangi bengkak. Pada saat terjadi keseleo, pada daerah yang bersangkutan akan terjadi robekan dari pembuluh darah sekitar, sehingga darah akan keluar ke jaringan sekitar dan menyebabkan bengkak. Pemberian kompres dingin akan menyebabkan pembuluh darah menjadi mengecil (mengkerut) dan darah yang keluar lebih sedikit. Kompres dingin dilakukan 1-2 kali sehari, jangan lebih dari 20 menit, karena justru akan mengganggu sirkulasi.

3. Compress
Prinsip pengobatannya adalah dengan memberikan kompres/penekanan pada bagian yang cedera. Bisa dilakukan dengan perban/dibalut. Tujuannya adalah untuk mengurangi pembengkakkan. Perlu diingat, pembebatan jangan terlalu erat.


4. Elevation
Yang terakhir ini adalah dilakukkan pengangkatan bagian yang cedera, agar posisinya menjadi lebih tinggi, dengan tujuan yang juga untuk mengurangi pembengkakkan. Misalnya, jika pergelangan kaki yang cedera, maka sering-seringlah istriahat dengan kaki diganjal bantal agar posisinya menjadi lebih tinggi. Jika cedera atau bengkak ini tidak segera diatasi, maka ligamen otot dapat melemah, sehingga kekuatan dan keseimbangan dapat berkurang, inilah sebabnya mengapa terkilir sering terjadi di tempat yang sama.

Bila dalam waktu 24jam rasa nyeri tidak juga berkurang dan timbul pembengkakkan, atau bila demam tidak kunjung turun (biasanya pada anak-anak), serta bagian yang terkilir menyebabkan Anda tidak dapat beraktivitas, berarti sudah saatnya Anda berkonsultasi ke dokter.

Pustaka: Majalah Dokter Kita, Januari 2010

4 comments:

  1. keren bnget info ny, lagi butuh bnget skrg
    thanks

    follow me
    @pohonn_n

    ReplyDelete
  2. informatif sekali, sangat berguna jika ada yang keseleo..

    ReplyDelete
  3. terimakasih infonya.. sangat bermanfaat sekali

    ReplyDelete